Sabtu, 12 Januari 2013

aa

Pengertian dan Jenis-jenis Koloid


DEFINISI

Koloid adalah suatu campuran zat heterogen antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid tersebar merata dalam zat lain. Ukuran koloid berkisar antara 1-100 nm ( 10-7 – 10-5 cm ).
Contoh:
Mayones dan cat, mayones adalah campuran homogen di air dan minyak dan cat adalah campuran homogen zat padat dan zat cair.


Perbedaan larutan sejati, sistem koloid, dan suspensi kasar.
Keterangan:
1. Larutan sejati
2. Sistem koloid
3. Suspensi Kasar

Jumlah fase
1. 1
2. 2
3. 2
Distribusi partikel
1. Homogen
2. Heterogen
3. Heterogen
Ukuran partikel
1. <10-7>10-5cm
Penyaringan
1. Tidak dapat disaring
2. Tidak dapat disaring, kecuali dengan penyaring ultra
3. Dapat disaring
Kestabilan
1. Stabil, tidak memisah
2. Stabil, tidak memisah
3. Tidak stabil, memisah
Contoh
1. Larutan gula, larutan garam, Udara bersih
2. Tepung kanji dalam air, Mayones, Debu di udara
3. Campuran pasir dan air, Sel darah merah dan plasma putih dalam plasma darah.


Jenis – jenis koloid

1. Sol (fase terdispersi padat)
a. Sol padat adalah sol dalam medium pendispersi padat
Contoh: paduan logam, gelas warna, intan hitam
b. Sol cair adalah sol dalam medium pendispersi cair
Contoh: cat, tinta, tepung dalam air, tanah liat
c. Sol gas adalah sol dalam medium pendispersi gas
Contoh: debu di udara, asap pembakaran

2. Emulsi (fase terdispersi cair)
a. Emulsi padat adalah emulsi dalam medium pendispersi padat
Contoh: Jelly, keju, mentega, nasi
b. Emulsi cair adalah emulsi dalam medium pendispersi cair
Contoh: susu, mayones, krim tangan
c. Emulsi gas adalah emulsi dalam medium pendispersi gas
Contoh: hairspray dan obat nyamuk

3. BUIH (fase terdispersi gas)
a. Buih padat adalah buih dalam medium pendispersi padat
Contoh: Batu apung, marshmallow, karet busa, Styrofoam
b. Buih cair adalah buih dalam medium pendispersi cair
Contoh: putih telur yang dikocok, busa sabun
- Untuk pengelompokan buih, jika fase terdispersi dan medium pendispersi sama-sama berupa gas, campurannya tergolong larutan


EXPERIMENT
Apa yang telah dibahas dalam subtopik ini dapat dibuktikan slah satunya dengan sebuah eksperimen seperti yang di bawah ini:

Tujuan:
mempelajari berbagai jenis campuran

Alat dan Bahan:
Gelas kimia (100ml)
Pengaduk corong kertas saring
Gula pasir
Terigu
Susub instant
Ureasabun
Serbuk belereng
Air suling

Cara kerja:
1. Isilah 6 gelas kimia dengan 50 ml air suling
2. Tambahkan:
a. 1 sendok teh gula pasir dalam gelas-1
b. 1 sendok teh terigu dalam gelas-2
c. 1 sendok teh susu instan dalam gelas-3
d. 1 sendok teh urea dalam gelas-4
e. 1 sendok teh sabun dalam gelas-5
f. 1 sendok teh serbuk belerang dalam gelas-6
3. Aduklah setiap campuran. Perhatikanlah apakah zat yang dicampurkan larut atau tidak.
4. Diamkan campuran tersebut. Catat apakah campuran itu stabil atau tidak stabil;bening atau keruh
5. Saringlah setipa campuran. Catat manakah yang meninggalkan redisu dan apakah hasil penyaringan bening atau keruh.

Hasil Pengamatan:
Sifat campuran Campuran air dengan
Gula Terigu Susu Urea Sabun Belerang
Kelarutan
Kestabilan
Bening/keruh
Residu
Filtrat
Bening/keruh

Diskusi:
- Campuran –campuran tersebut termasuk dalam larutan, sejati, koloid atau suspensi
- Kesimpulan dari percobaan di atas
Campuran air dan gula akan membentuk larutan gula. Zat terlarut tidak tampak lagi, tersebar dalam bentuk partikel-partikel yang sangat kecil. Larutan merupakan campuran homogen, stabil dan tidak dapat disaring. Susu dengan air membentuk larutan yang keruh. Jika didiamkan campuran tidak menghasilkan endapan dan larutan keruh tersebut tidak dapat dipisahkan dengan penyaringan. Campuran ini homogen terdiri atas dua fasa. Tepung dan air, membentuk endapan dari tepung yna tidak larut. Larutan bersifat homogen dan dapat dipisahkan dengan penyaringan. Dari pengamatan ini menunjukkan bahwa ukuran patikel-partikel yang terdispersi dalam suatu campuran menentukan jenis dan sifat campuran tersebut. Karena perbedaan ukuran partikel terdispersi tersebut maka larutan dan koloid sama-sama tercampur homogen, dapat dibedakan dengan kertas selofan. Partikel larutan dapat menembus kertas selofan sedangkan partikel-partikel koloid tidak. Besarnya partikel terdispersi merupakan faktor penentu dari sifat atau keadaan campuran (larutan, koloid atau suspensi)

koloid

SISTEM KOLOID
1. Pengertian Sistem Koloid
Sistem koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya terletak antara larutan
dan suspensi (+Campuran kasar).
Sistem koloid ini mempunyai sifat-sifat khas yang berbeda dari sifat larutan ataupun
suspensi.
Sistem koloid terdiri atas fase terdispersi dengan ukuran tertentu dalam medium
pendispersi. Zat yang didispersikan disebut fase terdispersi, sedangkan medium yang
digunakan untuk mendispersikan disebut medium dispersi. Fase terdispersi bersifat
diskontinu (terputus-putus), sedangkan medium dispersi bersifat kontinu.
2. Perbandingan Sifat Lautan,Koloid, dan Suspensi
Larutan
(Dispersi Molekuler)
Koloid
(Dispersi Koloid)
Suspensi
(Dispersi Kasar)
Contoh: Larutan gula dalam
air
Contoh: Campuran susu
dengan air
Contoh: Campuran tepung
terigu dengan air
1.) Homogen, tidak dapat
dibedakan walaupun
menggunakan
mikroskop ultra.
1.) Secara makroskopis
bersifat homogen
tetapi heterogen jika
diamati dengan
mikroskop ultra.
1.) Heterogen
2.) Semua partikel
berdimensi (panjang,
lebar, atau tebal) kurang
dari 1nm
2.) Partikel berdimensi
antara 1nm sampai
100nm.
2.) Salah satu atau semua
dimensi pertikelnya
lebih besar dari 100nm.
3.) Satu fase 3.) Dua fase 3.) Dua fase
4.) Stabil 4.) Pada umumnya stabil 4.) Tidak stabil
5.) Tidak dapat disaring 5.) Tidak dapat disaring
kecuali dengan
penyaring ultra
5.) Dapat disaring
3. Koloid dalam Kehidupan Sehari-hari
Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menemukan campuran yang tergolong larutan,
koloid, atau suspensi.
Contoh Larutan : Larutan gula, larutan garam, spiritus, alkohol 70%, larutan
cuka, air laut, udara yang bersih, dan bensin
Contoh Koloid : Sabun, susu, santan. Jeli, selai, mentega, dan mayonaise
Contoh suspensi :Air sungai yang keruh, campuran air dengan pasir,
campuran air dengan kopi, campuran air dengan minyak
4. Jenis-Jenis Koloid
No Fase
terdispersi
Fase
pendispersi
Nama Contoh
1 Padat Gas Aerosol Asap(smoke), debu diudara
2 Padat Cair Sol Sol emas, sol belerang, tinta, cat
3 Padat Padat Sol padat Gelas berwarna, intan hitam
4 Cair Gas Aerosol Kabut(fog) dan awan
5 Cair Cair Emilsi Susu, santan, minyak ikan
6 Cair Padat Emulsi padat Jelly, mutiara, opal
7 Gas Cair Buih Buih sabun, krim kaca
8 Gas Padat Buih padat Karet busa, batu apung
5. Sifat-Sifat Koloid
• Efek Tyndall
• Gerak Brown
• Muatan Koloid
• Koagulasi
• Koloid Pelindung
• Dialisis
• Koloid Liofil dan Koloid Liofob

Kamis, 30 Agustus 2012

Kisah Ku

Bismillahirrahmannirahim.. :)


     Kisahku ini berawal dari perkenalan kami semenjak kecil. Aku bertemu dia di samping rumahku saat dia pulang sekolah. Saat itu aku belum mengerti apa itu yg namanya "cinta" (maklum masih SD nda). Dulu aku hanya berani menyapa dia, lalu di setiap akhir pekan kami selau bermain bersama di belakang halaman rumahku. Suatu saat karena kedua orang tuaku bekerja semua, akhirnya aku pindah tinggal di rumah nenekku. Semenjak saat itu pun aku tidak pernah lagi bermain dg dia, bahkan bertemu dg dia pun aku sudah tidak pernah.
     Namun setelah aku SMP, aku kembali tinggal bersama orang tuaku. Tapi aku tidak pernah bertemu dg dia lagi. Mungkin dia sudah lupa dg ku, atau mungkin ada alasan lain yg tidak aku ketahui. Tapi saat aku kelas 8, aku bertemu dg dia lagi di jalan, dia bersama temanku. Saat itu aku ingin menyapanya, tapi aku malu, "apa mungkin dia masih mengingatku?".  Saat masa itu dia sama sekali tidak mengenalku, aku bagaikan orang asing bagi dia. 
     Hingga akhirnya kami menjadi anak SMA . Selama 1 tahun lebih tiap aku pulang dari semarang, aku selalu melewati depan rumahnya, aku selalu berharap dia ada di depan rumah dan menyapaku. Tapi itu mungkin hanya mimpi bagiku, karena aku kira dia telah melupakanku.   Suatu saat, secara tidak sengaja kami bertemu di salah satu jejaring sosial. Aku pun tidak menyia - nyiakan kesempatan itu untuk dekat dg dia kembali. Aku pun mencoba meminta nomor hp dia lewat jejaring sosial tersebut. Kami pun jadi sering berkomuikasi. Sampai tiba saat libur panjang akhir semester, aku mengajak dia untuk pergi jalan bersamaku. Tepatnya tanggal 25 Desember 2011. 
     Dari sinilah aku mulai kisah cintaku bersama dia. Orang yg aku kenal semenjak aku belum mengenal cinta. Tetapi sekarang dia lah yg menjadi kisah cintaku. Cinta yg penuh suka dan duka bersama. Setiap hari dia selalu meyakinkanku jika dia benar-benar tulus menyayangiku, meyakinkanku jika aku adalah yg terakhir , meyakinkanku jika dia benar-benar mecintai dan menyayangi aku apa adanya aku,  berjanji tidak akan meninggalkanku, dan selalu memberiku pengertian dan perhatian disetiap keadaanku.
     Tetapi setelah semakin lama aku menjalin kisah cinta ini bersama dia, aku merasa dia semakin berubah, aku merasa dia mulai melupakan janji-janji yg sudah kami sepakati dulu. Semakin hari aku semakin merasa takut kehilangan dia, aku takut cintanya telah terkikis oleh waktu, aku benar-benar merasa cemas. Sempat aku berfikir "apa mungkin semua ucapan dan cintanya dulu itu hanya palsu?". 
     Sekarang dia lebih sering marah kepadaku tanpa sebab dan  tanpa alasan yg jelas ketimbang menyayangiku seperti dulu. Aku tidak pernah tau apa yg kini membuat dia menjadi seperti ini. Dan aku pun tidak pernah tau bagaimana caranya agar membuatnya kembali seperti dulu, orang yg selalu meyakinkanku jika dia benar-benar tulus menyayangiku, meyakinkanku jika aku adalah yg terakhir untuknya, meyakinkanku jika dia benar-benar mecintai dan menyayangi aku apa adanya aku,  berjanji tidak akan meninggalkanku, dan selalu memberiku pengertian dan perhatian disetiap keadaanku.
     Tapi aku selalu bertahan menghadapi kisahku ini, karena aku yakin akan perasaanku ini kepadanya dan yg pasti aku tidak ingin kehilangan dia. Perasaanku kepadanya masih sama seperti dahulu saat pertama aku menjalin hubungan ini bersamanya. Aku selalu berharap dan berdo'a agar dia dapat menyayangiku seperti dulu. Bukannya aku tidak menyayangi dia yg sekarang, tapi aku hanya merindukan dia yg dulu. 

Semoga suatu saat kamu akan mengerti kalau AKU AMAT SANGAT MERINDUKAN KAMU YANG DULU KASIHKU... :'(


Sedikit saran :
Jagalah apapun yang kamu punya saat ini, sebelum kamu menyesal karena sesuatu itu telah benar-benar pergi dari hidupmu... ^_^

Rabu, 30 Maret 2011

Tentang Mesin Bubut

       Mesin Bubut adalah suatu mesin perkakas yang digunakan untuk memotong benda yang diputar. Bubut translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan.
Dengan mengatur perbandingan kecepatan rotasi benda kerja dan kecepatan translasi pahat maka akan diperoleh berbagai macam ulir dengan ukuran kisar yang berbeda. Hal ini dapat dilakukan dengan jalan menukar roda gigi translasi yang menghubungkan poros spindel dengan poros ulir.
Roda gigi penukar disediakan secara khusus untuk memenuhi keperluan pembuatan ulir. Jumlah gigi pada masing-masing roda gigi penukar bervariasi besarnya mulai dari jumlah 15 sampai dengan jumlah gigi maksimum 127. Roda gigi penukar dengan jumlah 127 mempunyai kekhususan karena digunakan untuk konversi dari ulir metrik ke ulir inci.






Prinsip kerja mesin bubut


Poros spindel akan memutar benda kerja melalui piringan pembawa sehingga memutar roda gigi pada poros spindel. Melalui roda gigi penghubung, putaran akan disampaikan ke roda gigi poros ulir. Oleh klem berulir, putaran poros ulir tersebut diubah menjadi gerak translasi pada eretan yang membawa pahat. Akibatnya pada benda kerja akan terjadi sayatan yang berbentuk ulir.



Bagian-bagian mesin bubut

Mesin bubut terdiri dari meja dan kepala tetap. Di dalam kepala tetap terdapat roda-roda gigi transmisi penukar putaran yang akan memutar poros spindel. Poros spindel akan menmutar benda kerja melalui cekal. Eretan utama akan bergerak sepanjang meja sambil membawa eretan lintang dan eretan atas dan dudukan pahat. Sumber utama dari semua gerakkan tersebut berasal dari motor listrik untuk memutar pulley melalui sabuk.







Jenis-jenis Mesin Bubut
1.    Mesin Bubut Universal
2.    Mesin Bubut Khusus
3.    Mesin Bubut Konvensional
4.    Mesin Bubut dengan Komputer (CNC)


 


jenis pengerjaan pada mesin bubut antara lain:
* membubut lurus
Pada pembuatan memanjang gerak jalan pahat sejajar dengan poros benda kerja, sedangkan untuk pembubutan yang datar ini pada benda kerja. Dalam pembubutan yang otomatis pahat dapat digeserkan maju dan mundur kearah melintang.
* membubut tirus
Dapat dilakukan dengan 3 cara :
1.    dengan menggeser posisi kepala lepas kearah melintang
2.    denganmenggeser sekian derajat eretan atas (penjepit pahat) 
3.    dengan memasang perkakas pembentuk
* membubut eksentris
Bila garis hati dari dua / lebih silinder dari sebuah benda kerja sejajar maka benda kerja itu di sebut eksentris, jarak antara garis-garis hati itu disebut eksentrisitas.
 * membubut alur
untuk pengerjaan membubut alur di pergunakan pahat bubut pengalur dan jenisnya ada yang lurus, bengkok, berjenjang ke kanan / ke kiri.
* memotong benda kerja
Pemotongan benda kerja berbentuk batang pada mesin bubut digunakan sebuah pahat pengalur dengan penyayat yang sangat ramping, sebuah benda kerja yang di jepit diantara senter-senter tidak boleh putus karena dapat melentur dan menghimpit pahat.
* mengebor pada mesin bubut
pembuatan lubang senter pada mesin bubut ada 2 cara, yakni benda kerja yang berputar dan senter yang berputar
*  membubut dalam
 Untuk membesarkan lubang yang sudah ada dapat digunakan pahat dalam, caranya tidak jauh berbeda dengan membubut lurus. Pahatnya punya bentuk tersendiri
* membubut profil
Untuk membubut pembulatan pahatnya diasah menurut bentuk profilnya, pahat profil terutama cocok untuk membubut profil pada produk-produk yang pendek, pada umumnya pahat bubut tidak terlalu tebal sehingga umur pemakaiannya pendek.
* mengkartel
Adalah membuat rigi-rigi pada benda kerja dengan gigi kartel yang tersedia. Kartel dipasang pada rumah pahat dan kedudukannya harus setinggi senter. Kerja kartel ini adalah menekan benda kerja bukan menyayat seperti pahat bubut.
* membubut ulir sekrup
Untuk membuat ulir sekrap dengan mesin bubut digunakan pahat khusus yang berbentuk seperti : pahat ulir, segitiga, segi empat, trapesium, bulat dan jenis khusus lainnya. Untuk memeriksa pahat ulir,digunakan mal ulir.

Rabu, 23 Maret 2011

Aku Dan Stemba

     SMK N 7 (STM PEMBANGUNAN) SEMARANG, kampus yang mungkin dimata kalangan masyarakat adalah sekolahan yang luar biasa. Tapi dibalik semua itu, Stemba adalah sekolahan yang sama dengan sekolahan yang lainnya. Di Stemba juga banyak anak - anak badung, suka buang sampah sembarangan, sering telat, dll.
    Pernah suatu ketika aku sedang ngobrol di deket kantin sekolah. Ada seorang siswa yang membuang bungkus makanan sembarangan, lalu teman di sebelahnya mengingatkan siswa tersebut. Tapi kata - kata temannya tadi kagak digubris sama sekali oleh dia. Lalu ada Pak Bon yang sedang nyapu di deket situ yang melihat kejadian tersebut, siswa itu pun diomelin sama Pak Bon tadi dan di suruh membuang bungkus tadi di tempat sampah. Emang sich, bungkus makanan tadi dibuang ke tempat sampah, tapi siswa tersebut dalam hatinya pasti nggak ikhlas dan nyebutin kata - kata kotor. "Kenapa ada anak Stemba yang seperti itu?? Bukankah kita (anak Stemba) adalah anak sekolah yang dikenal dgn anak yang baik, dan sopan??". Ya, emang nggak semua anak Stemba seperti itu. Itu hanya gambaran bahwa Stemba juga punya siswa seperti itu, sama kaya' sekolah lainnya.
    Tapi Stemba punya banyak Prestasi yang patut dibanggakan dan peraturan yang begitu ketat, mungkin itu yang buat Stemba kelihatan lain dari yang lain. Dan juga dengan sistem belajar selama 4 tahun, dibandingkan dengan sekolah lain yang hanya 3 tahun. Stemba begitu terlihat berbeda dengan sekolah yang lain.
    Terkadang Stemba itu bikin jenuh juga, jarang banget ada PENSI, sekalinya ada Pensi pasti bintang tamunya band yang lagunya kagak enak didenger. Terus kakak - kakak kelas atau temen dari jurusan lain yang terkadang judes banget. Jadi sering banget ditemui siswa - siswa yang lagi bergerombol itu pasti satu jurusan semua. Jarang banget ditemui anak  Mesin kumpul sama anak Bangunan atau anak Komputer. Jadi aku pun terkadang merasa jenuh, sebab tiap hari kumpulnya sama temen - temen satu jurusan terus.
    Aku berharap kelak jurusan satu dengan jurusan yang lain bisa saling sharing dan sering kumpul bareng. Sehingga rasa kekeluargaan siswa Stemba itu bisa lebih terasa.

MAJU TERUS STEMBA....
TiAda HaRI TaNpA PResTaSI.....!!!!!!!
STEMBA....JAYA..STEMBA..JAYA JAYA JAYA...!!!!!!!!

Rabu, 09 Februari 2011

Penyelamatan Lingkungan Melalui Ilmu Pertanian

Di Negara kita ini beberapa tahun terakhir ini sudah mulai merasakan dampak yang disebaabkan oleh kerusakan lingkungan. Berbagai tempat dilanda bencana, baik berupa banjir, tanah longsor, dan lain-lain. itu semua karena kurangnya ilmu pertanian. Oleh karena itu untuk penyelamatan lingkungan melalui pertanian bagi suatu populasi yang terus bertambah, ilmu pertanian harus lebih diintensifkan agar produksinya meningkat Selain itu ketangguhan sektor pertanian juga harus perlu ditingkatkan dengan cara merawat keragaman berbagai bentuk keragaman berbagai bentuk kehidupan yang memiliki sifat-sifat yang baik. Seperti jenis-jenis pohon yang tahan kekeringan atau jenis-jenis ternak yang mampu berproduksi dengan baik. Oleh karena itu semakin besar dan semakin banyak pohon dipelihara dan ternak dikembangbiakkan, maka semakin baik pengurangan pemanasan kota dan global warming. Namun, dalam skala kecil pun, tanaman dalam pot yang ditempatkan di dalam dan sekitar rumah dan gedung perkantoran dapat menciptakan efek pendinginan selain menambah unsur keindahan dan kenyamanan.